Teknologi Menggeser Kemampuan Alami Manusia! Berikut dampak negatifnya
September 21, 2020
Add Comment
Karena kehadiran teknologi beberapa kemampuan alamiah, yang dulunya dimiliki manusia, lambat laun mulai hilang dan tergantikan. Disadari atau tidak, kecanggihan teknologi itu ibarat dua sisi mata pisau. Sesekali bisa bikin hidup jadi lebih mudah, tapi di sisi lain malah mendatangkan bahaya seperti hilangnya kemampuan alamiah manusia.
Apa saja kemampuan alamiah yang diduga mulai hilang dan tergantikan semenjak hadirnya teknologi. Berikut bisa disimak di bawah ini
Disadari atau tidak, kini kemampuan komunikasi terutama para generasi milenial makin buruk saja. Hal ini kabarnya karena berkembangnya teknologi semacam smartphone atau laptop. Banyak orang kini jadi lebih fokus dengan gadget yang dibawanya dan nampak gak peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Maka jangan heran, kalau sekarang akan makin banyak orang yang jago dan terlihat komunikatif di media sosial tapi saat bertemu langsung orangnya pendiam dan cenderung gak asyik.
Semenjak kemunculan PC dilanjutkan ponsel, kemudian smartphone dan laptop kemampuan menulis dirasa jadi menghilang. Atas dasar kepraktisan, kini banyak orang lebih suka mengetik di gadget mereka ketimbang menulis di buku catatan dengan rapi menggunakan jari-jari tangan.
Padahal, menulis punya banyak manfaat baik untuk tubuh terutama otak ketimbang mengetik, lho! Ya, menurut sebuah penelitian menulis dapat membuatmu gak gampang pikun.
Karena kecanggihan teknologi, orang masa kini jadi malas melakukan hal-hal simpel. Misalnya saja berhitung.
Karena gak mau ribet, sekarang banyak orang lebih suka menggunakan kalkulator untuk menghitung angka penjumlahan simpel sekalipun ketimbang menggunakan kemampuan alamiah berhitung dengan otak maupun menggunakan jari.
Teknologi ada memang untuk memudahkan. Untuk itu, gak kaget kalau banyak kegiatan yang dulunya hanya bisa dilakukan dengan cara manual kini pun bisa dilakukan dengan digital.
Misalnya saja, mengingat nomor telepon. Dengan sekali swipe saja, kamu sudah bisa menemukan ribuan nomor telepon yang terdaftar di kontak smartphone tanpa perlu repot-repot mengingat satu per satu.
Hal ini tentunya memudahkan, tapi jika mau lebih teliti hadirnya teknologi ini malah bikin kemampuan mengingat manusia bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun jadi lambat laun melemah.
Sadar atau nggak, mengeja adalah salah satu kemampuan alamiah manusia yang lambat laun hilang akibat hadirnya teknologi. Saat mengetik di laptop atau PC, orang jadi dimanjakan saat typo (salah menulis susunan kata) karena adanya sistem autocorrect.
Dengan sistem itu, orang masa kini jadi gak perlu repot-repot memperbaiki ketikan karena sistem bisa secara otomatis mengganti kata yang salah dengan kata yang benar. Memudahkan sih, tapi di satu sisi hal ini bikin orang jadi lebih gak teliti ketimbang menulis secara manual di buku tulis.
Ini nih yang paling bahaya dengan kehadiran teknologi. Manusia masa kini hilang kemampuan dan kemauan mencari jodoh secara manual.
Banyak generasi milenial lebih suka cari jodoh via aplikasi, yang belum tentu jelas profilnya. Gak jarang, aplikasi pencari jodoh itu dimanfaatin orang-orang jahat untuk menipu.
Sebelum adanya teknologi semacam internet, orang-orang dahulu kerap menggunakan buku referensi atau pergi ke perpustakaan untuk mendapatkan fakta atau informasi yang valid. Namun kini, karena kecanggihan teknologi banyak orang yang seolah malas mencari informasi valid.
Itulah beberapa efek negatifnya dari teknologi yang bisa menggeser kemampuan alamiah manusia yang lambat laun mulai hilang sejak hadirnya teknologi. Oleh karena itu, bijak-bijaklah memanfaatkan teknologi agar kamu gak kehilangan kemampuan alamiah ini.
Apa saja kemampuan alamiah yang diduga mulai hilang dan tergantikan semenjak hadirnya teknologi. Berikut bisa disimak di bawah ini
Berkomunikasi secara langsung dengan orang lain
Disadari atau tidak, kini kemampuan komunikasi terutama para generasi milenial makin buruk saja. Hal ini kabarnya karena berkembangnya teknologi semacam smartphone atau laptop. Banyak orang kini jadi lebih fokus dengan gadget yang dibawanya dan nampak gak peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Maka jangan heran, kalau sekarang akan makin banyak orang yang jago dan terlihat komunikatif di media sosial tapi saat bertemu langsung orangnya pendiam dan cenderung gak asyik.
Menulis dengan rapi menggunakan kedua tangan
Semenjak kemunculan PC dilanjutkan ponsel, kemudian smartphone dan laptop kemampuan menulis dirasa jadi menghilang. Atas dasar kepraktisan, kini banyak orang lebih suka mengetik di gadget mereka ketimbang menulis di buku catatan dengan rapi menggunakan jari-jari tangan.
Padahal, menulis punya banyak manfaat baik untuk tubuh terutama otak ketimbang mengetik, lho! Ya, menurut sebuah penelitian menulis dapat membuatmu gak gampang pikun.
Berhitung dengan angka yang simpel
Karena kecanggihan teknologi, orang masa kini jadi malas melakukan hal-hal simpel. Misalnya saja berhitung.
Karena gak mau ribet, sekarang banyak orang lebih suka menggunakan kalkulator untuk menghitung angka penjumlahan simpel sekalipun ketimbang menggunakan kemampuan alamiah berhitung dengan otak maupun menggunakan jari.
Mengingat hal-hal yang simpel
Teknologi ada memang untuk memudahkan. Untuk itu, gak kaget kalau banyak kegiatan yang dulunya hanya bisa dilakukan dengan cara manual kini pun bisa dilakukan dengan digital.
Misalnya saja, mengingat nomor telepon. Dengan sekali swipe saja, kamu sudah bisa menemukan ribuan nomor telepon yang terdaftar di kontak smartphone tanpa perlu repot-repot mengingat satu per satu.
Hal ini tentunya memudahkan, tapi jika mau lebih teliti hadirnya teknologi ini malah bikin kemampuan mengingat manusia bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun jadi lambat laun melemah.
Teliti mengeja sebuah kata
Sadar atau nggak, mengeja adalah salah satu kemampuan alamiah manusia yang lambat laun hilang akibat hadirnya teknologi. Saat mengetik di laptop atau PC, orang jadi dimanjakan saat typo (salah menulis susunan kata) karena adanya sistem autocorrect.
Dengan sistem itu, orang masa kini jadi gak perlu repot-repot memperbaiki ketikan karena sistem bisa secara otomatis mengganti kata yang salah dengan kata yang benar. Memudahkan sih, tapi di satu sisi hal ini bikin orang jadi lebih gak teliti ketimbang menulis secara manual di buku tulis.
Kemauan dan kemampuan mencari jodoh
Ini nih yang paling bahaya dengan kehadiran teknologi. Manusia masa kini hilang kemampuan dan kemauan mencari jodoh secara manual.
Banyak generasi milenial lebih suka cari jodoh via aplikasi, yang belum tentu jelas profilnya. Gak jarang, aplikasi pencari jodoh itu dimanfaatin orang-orang jahat untuk menipu.
Mencari informasi untuk mengecek fakta
Sebelum adanya teknologi semacam internet, orang-orang dahulu kerap menggunakan buku referensi atau pergi ke perpustakaan untuk mendapatkan fakta atau informasi yang valid. Namun kini, karena kecanggihan teknologi banyak orang yang seolah malas mencari informasi valid.
Itulah beberapa efek negatifnya dari teknologi yang bisa menggeser kemampuan alamiah manusia yang lambat laun mulai hilang sejak hadirnya teknologi. Oleh karena itu, bijak-bijaklah memanfaatkan teknologi agar kamu gak kehilangan kemampuan alamiah ini.

0 Response to "Teknologi Menggeser Kemampuan Alami Manusia! Berikut dampak negatifnya"
Post a Comment